daun gugur

Rabu, 09 Juli 2014

“Bunda”




Oleh: David Sukma
Kucium harum tanganmu.
Lama tak jumpa.
Anakmu hadir dengan tangan kosong.
Tapi engkau Bunda.
Telah berubah sejak terakhir kali aku pulang ke rumah.
Kau semakin tua.
Rambutmu mulai tipis.
Kulitmu berkerut dan semakin kendur.
Kau pasti telah bekerja keras. Berkeringat, lelah dan kesulitan. Semua itu demi apa? Demi anakmu yang jauh di sana.
Bunda, aku berharap.
Jangan kau bertambah tua.
Membuatku takut.
Membuatku berpikir aneh.
Anakmu masih membutuhkanmu. Masih ingin bersamamu. Masih ingin ada untukmu. Selalu bersamamu, Bunda.
Jaga dirimu di sana. Baik-baik bersama Ayah. Di rumah, di kampung halaman. Sehat-sehatlah selalu. Kelak aku pulang dengan sejuta harapanmu. Sayang selalu yang tersayang anakmu yang kau pernah timang-timang. Akan kembali pergi demi memenuhi harapan-harapanmu. Aku rela jauh, semua demi kalian. Yang memberiku hidup, yang memberiku kebahagiaan. Entah kapan. Aku pulang. Dengan gemilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar