Hadirmu seterang mentari.
Hingga
kusambut kau dengan senyum permai bersahabat. Senyummu merekah indah.
Kala
itu aku tersipu dalam sudut hati yang terbujuk mendung. Tapi senyum itulah yg
menyadarku dalam terang.
Matamu indah permata.
Matamu indah permata.
Inginku
menciumnya penuh kasih sayang.
Kulitmu
selembut sutra,
membawaku
dalam alunan ombak pantai yang tenang.
Tapi hatimu masih remang.
Tapi hatimu masih remang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar